Berapa banyak kata rindu yang harus tertulis pada kertas?
Berapa banyak kertas yang harus terpenuhi dengan kata-kata rindu?
Hingga rasanya jari-jari ini lelah hanya menulis dan menulis
Lelah karena terabaikan.
Berapa banyak waktu yang harus tertahan karena rindu
yang rasanya semakin menyesakkan dada
Harus berapa banyak airmata yang menetes hanya untuk menunggu
Menunggu yang belum pasti tertunggu
Rindu memang menyebalkan.Ia selalu datang kapan pun ia mau dan dimana pun tanpa memperdulikan situasi dan kondisi. Namun terkadang, karena rindulah yang semakin meyakinkan bahwa kita benar benar menyayangi orang yang kita rindukan. Tidak perduli orang yang dirindukan itu membalas.
Tapi, rindulah yang kadang membuat semuanya sulit. Semua menjadi serba salah. Diungkapkan saja belum tentu terbalaskan, apalagi jika dipendam, hanya membuat rindu ini semakin menjadi masalah besar yang tidak mempunyai ujung untuk diselesaikan.
Rindu bukan perkara mudah untuk dilalui sendiri tanpa pemeran pendamping. Layaknya pemeran dalam film yang harus ditemani oleh peran pendamping. rindu pun sama, jika hanya pemeran tanpa pendamping hanya akan membuat semuanya terasa lebih sulit untuk dilalui.
Namun terkadang permasalahannya bukan pada rindu. Namun pada masing masing yang hanya memikirkan gengsi. Sehingga rindu itu tersisihkan. Terkalahkan oleh rasa gengsi yang sangat amat besar. Hingga rindu hanya terlihat menyulitkan, padahal jika menyikapinya dengan hati yang sedikit lebih tenang dan tidak memikirkan gengsi, rindu itu tidak akan menyulitkan. Mungkin akan membuat semuanya terasa lebih Indah dan Nyaman.
*For everyone who's miss someone