Yah, seperti mengharapkan matahari dan bulan muncul secara bersamaan atau...
Menunggu bintang bermunculan disiang hari, dan itu tidak akan pernah terjadi. Memikirkannya saja sudah hampir membuatku gila hingga aku tidak mempunyai keberanian dan alasan untuk membayangkannya lebih jauh lagi, karena bisa benar benar membuatku gila.
Rindu yang tertahan dan terabaikan ini
layaknya menunggu awan gelap menumpahkan titik titik airnya
saat itulah aku hanya menunggu dan menanti hingga titik titik air itu jatuh
Ketika tiba waktunya untuk titik titik air itu jatuh, aku hanya berharap sosok dirimu datang
Entah bagaimanapun caranya kau datang aku tak perduli, yang jelas agar rindu ini tidak terus menerus aku pendam sendiri dan aku bisa meluapkan semua emosi dan kerinduan yang terbengkalai ini
Kerinduan yang sudah lama tak terjamah
Kerinduan yang sudah lama tak kau lihat
Kerinduan yang sudah lama tak tergubris
Rasanya sudah lama semua rinduku tidak kau perhatikan, kau malah acuh tak acuh dengan rindu ini
Seakan akan rindu ini seperti kapas yang terbang karena tertiup dan terbawa entah kemana oleh hembusan angin, akhirnya kapas itu benar benar menghilang karena dibiarkan.
Tapi rinduku bukan kapas dan tidak seperti kapas yang begitu gampangnya terbang mengikuti kemana arah angin itu bertiup agar rinduku ini bisa enyah darimu
Rinduku tidak seringan kapas karena itu sekencang apapun angin yang kau tiupkan rinduku tidak akan terbang terbawa oleh angin yang kau tiupkan
Jika kau ingin tau seperti apa rinduku, aku akan jawab secara lantang bahwa rinduku seperti BATU
Kau tau bukan BATU itu seperti apa?
Sekecil apapun batu itu tidak akan terbawa oleh tiupan angin. sekalipun batu itu berada dipesisir pantai yang anginnya sangat kencang. Batu pun tidak akan berpindah jika tidak dipindahkan. Seperti rinduku, tidak akan berpindah pada orang lain jika kau tidak berusaha memindahkannya. Tapi rinduku tidak seperti batu kecil yang mudah kau pindah pindahkan, melaikan batu besar, jadi kau tidak akan bersusah payah memindahkan batu itu dengan tanpa alasan. Karena kau akan berpikir berulang kali untuk memindahkannya, karena untuk apa dipindahkan??
Tapi seperti yang kau tau, sekuat apapun batu itu lama kelamaan hingga pada waktunya batu itu akan terkikis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar